1. Akord









Akord adalah kumpulan tiga nada atau lebih yang bila dimainkan secara bersamaan terdengar harmonis. Akord bisa dimainkan secara terputus-putus ataupun secara bersamaan. Akord ini digunakan untuk mengiringi suatu lagu. Ketika anda menekan tiga tuts piano C, E dan G secara bersamaan, ini berarti anda sudah memainkan akord. Contoh alat musik lainnya yang bisa memainkan akord adalah gitar (akustik dan listrik), organ, electone. Macam-macam akord





Akord itu banyak macamnya. Antara lain akord mayor, akord minor, akord dominan septim, akord diminished, akord augmented, akord minor 6, akord mayor 7, akord suspended dan masih banyak yang lainnya. Akord yang paling sering dipakai dalam suatu lagu yang sederhana adalah akord mayor, akord minor dan akord dominan septim. Akord lainnya digunakan untuk memperindah atau mengubah kualitas suatu lagu. Penyisipan akord yang berbeda akan memberikan efek rasa yang berbeda dalam iringan suatu lagu.a. Akord mayor




Akord mayor adalah akord yang interval antara nadanya 2 - 1 1/2 Akord yang memiliki nama berbeda namun bila dimainkan bersuara sama disebut Akord Enharmonis. Contohnya: akord Cb (Ces mayor) dengan B (B mayor).
b. 
Akord minor 



Akord minor adalah akord yang interval antara nadanya 1 1/2 - 2. Apabila anda sudah tahu suatu akord mayor misalnya; C mayor maka anda bisa mengetahui pula akord minornya (C minor) yaitu dengan cara menurunkan nada yang ada ditengah sebanyak setengah interval. Sehingga didapat akord C minor adalah C-Es(E diturunkan setengah menjadi Es)-G.
Notasi: Cm, Cmic.
Akord dominan seventh 

Akord Dominan Seventh adalah akord mayor yang ditambahi nada ketujuh dari nada dasar. Contoh: C7 terdiri atas C-E-G-Bb
Notasi: C7, C7d.
Akord augmented 
Akord augmented adalah akord yang interval antara nadanya 2 - 2. Notasi : Caug / C+e.
Akord diminished 
Akord diminished adalah akord yang interval antar nadanya adalah 1 1/2 - 1 1/2. Notasi : Cdim..





Akor/Trinada/triad merupakan sumber akor. Jika kita menyusun tiga nada yang masing-masing berjarak terts (terts besar (Major Third/M3) atau terts kecil (Minor Third/m3)) dari nada alasnya/nada rootnya atau kemudian sering disebut sebagai nada bas, maka akan diperoleh akor yang disebut trisuara atau triad. Konsep ini adalah konsep dasar pembentukan akor dalam ilmu harmoni klasik.

Nada paling bawah disebut nada alas atau not alas yang dirangkai dengan nada-nada yang selaras (terts dan kwint). Dengan ketentuan tersebut kita dapat mendirikan berbagai akor dengan nada alas apa saja, dengan satu nada alas kemudian dipasangkan dengan nada ketiga dan kelima pada tangga nada tersebut terbentuklah akor dengan karakteristiknya.
Tangga nada chromatic (Inggris), Chromatisch (Jerman/Belanda) yaitu jarak setengah nada.


Tangga nada kromatik terdiri atas tangga nada kres ( # ) dan tangga nada mol ( b ) . tangga nada kres adalah tangga nada yang salah satu nada ( nada ke – 7 ) dari susunan tangga nada tersebut harus dinaikan setengah. /contoh :
Tangga nada Mol adalah tangga nada yang salah satu nadanya
( nada ke – 4 ) dari susunan tangga nada tersebut diturunkan setengah nada.

Pada notasi balok menggunakan tanda mol ( b ) atau disebut dengan
tanda mula mol yang diletakkan setelah tanda kunci . Contoh:
3
Tangga nada Mayor adalah tangga nada yang tersusun atas nada – nada pokok yang ada pada sebuah lagu yang disusun dari terendah hingga tertinggi atau sebaliknya.. 


Pola jarak ( Langkah ) penuh dan setengah yang menyusun tangga nada Mayor :








Penuh Penuh setengah Penuh Penuh setengah
Do Re Mi Fa Sol La Si Do
4
Andante
Andante adalah Komposisi music dalam tempo menengah