Entri Populer

Minggu, 19 Juni 2011


1.    Akord
Akord adalah kumpulan tiga nada atau lebih yang bila dimainkan secara bersamaan terdengar harmonis. Akord bisa dimainkan secara terputus-putus ataupun secara bersamaan. Akord ini digunakan untuk mengiringi suatu lagu. Ketika anda menekan tiga tuts piano C, E dan G secara bersamaan, ini berarti anda sudah memainkan akord. Contoh alat musik lainnya yang bisa memainkan akord adalah gitar (akustik dan listrik), organ, electone. Macam-macam akord
Akord itu banyak macamnya. Antara lain akord mayor, akord minor, akord dominan septim, akord diminished, akord augmented, akord minor 6, akord mayor 7, akord suspended dan masih banyak yang lainnya. Akord yang paling sering dipakai dalam suatu lagu yang sederhana adalah akord mayor, akord minor dan akord dominan septim. Akord lainnya digunakan untuk memperindah atau mengubah kualitas suatu lagu. Penyisipan akord yang berbeda akan memberikan efek rasa yang berbeda dalam iringan suatu lagu.
a. Akord mayor
Akord mayor adalah akord yang interval antara nadanya
2 - 1 1/2 Akord yang memiliki nama berbeda namun bila dimainkan bersuara sama disebut Akord Enharmonis. Contohnya: akord Cb (Ces mayor) dengan B (B mayor).
b.    Akord minor
Akord minor adalah akord yang interval antara nadanya
1 1/2 - 2. Apabila anda sudah tahu suatu akord mayor misalnya; C mayor maka anda bisa mengetahui pula akord minornya (C minor) yaitu dengan cara menurunkan nada yang ada ditengah sebanyak setengah interval. Sehingga didapat akord C minor adalah C-Es(E diturunkan setengah menjadi Es)-G.
Notasi: Cm, Cmi
c.  Akord dominan seventh
Akord Dominan Seventh adalah akord mayor yang ditambahi nada ketujuh dari nada dasar. Contoh: C7 terdiri atas C-E-G-Bb
Notasi: C7, C7
d. Akord augmented
Akord augmented adalah akord yang interval antara nadanya 2 - 2. Notasi : Caug / C+
e.  Akord diminished
Akord diminished adalah akord yang interval antar nadanya adalah 1 1/2 - 1 1/2. Notasi : Cdim..
Akor/Trinada/triad merupakan sumber akor. Jika kita menyusun tiga nada yang masing-masing berjarak terts (terts besar (Major Third/M3) atau terts kecil (Minor Third/m3)) dari nada alasnya/nada rootnya atau kemudian sering disebut sebagai nada bas, maka akan diperoleh akor yang disebut trisuara atau triad. Konsep ini adalah konsep dasar pembentukan akor dalam ilmu harmoni klasik.
Nada paling bawah disebut nada alas atau not alas yang dirangkai dengan nada-nada yang selaras (terts dan kwint). Dengan ketentuan tersebut kita dapat mendirikan berbagai akor dengan nada alas apa saja, dengan satu nada alas kemudian dipasangkan dengan nada ketiga dan kelima pada tangga nada tersebut terbentuklah akor dengan karakteristiknya.
2.  Tangga Nada Kromatik
Tangga nada chromatic (Inggris), Chromatisch (Jerman/Belanda) yaitu jarak setengah nada.
 Tangga nada kromatik terdiri atas tangga nada kres ( # ) dan tangga nada mol  ( b  ) . tangga nada kres adalah tangga nada yang salah satu nada ( nada ke – 7 ) dari susunan tangga nada tersebut harus dinaikan setengah. /contoh :











#


 

                    #


 


   
   Tangga nada Mol adalah tangga nada yang salah satu nadanya
   ( nada ke – 4 ) dari susunan tangga nada tersebut diturunkan
    setengah nada.
   Pada notasi balok menggunakan tanda mol ( b  ) atau disebut
   dengan tanda mula mol yang diletakkan setelah tanda kunci
.  Contoh:








b







 


3      Tangga  nada Mayor  adalah tangga nada yang tersusun atas nada – nada pokok yang ada pada sebuah lagu yang disusun dari terendah hingga tertinggi atau sebaliknya..
Pola jarak ( Langkah ) penuh dan setengah yang menyusun tangga nada Mayor :

Penuh         Penuh         setengah    Penuh        Penuh       setengah


Do       Re             Mi        Fa            Sol        La           Si     Do  
4      Andante
Andante adalah Komposisi music dalam tempo menengah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar